Awal  |  Tentang Kami  |  Warta  |  Renungan  |  Pelayanan Cabang  Jadwal Ibadah  |  Kontak Kami  |  Buku Tamu
1-TRIAL-Dipanggil untuk Melakukan Mujizat 104
Friday, May 16, 2014
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." 88-TRIAL-Markus 16:15-18 163

Sebagai orang percaya harus sadar bahwa kita dipanggil bukan saja untuk pergi memberitakan Injil memenuhi Amanat Agung dari Tuhan Yesus Kristus, namun kita juga harus sadar bahwa Allah  tidak tinggal diam, melainkan memperlengkapi setiap orang percaya dengan tanda-tanda heran yang luar biasa untuk melakukan mujizat. Mujizat merupakan fasilitas yang disediakan oleh Tuhan bagi setiap orang percaya, dan hal ini menjadi tanda yang menyertai dalam kehidupan mereka. Sebagaimana yang dilakukan oleh para murid-murid atau para rasul-rasul pada gereja mula-mula, mereka banyak melakukan perkara-perkara ajaib dan tanda-tanda heran yang menyertai mereka. Mereka adalah orang-orang biasa yang berdiri dan berjalan dalam kebenaran Tuhan, apa yang mereka lakukan adalah untuk kepentingan Tuhan dan mereka bekerja untuk Tuhan. Karena itu, orang-orang yang bekerja untuk kepentingan Tuhan pasti diberi fasilitas oleh Tuhan. Mujizat diperlukan dalam pemberitaan Injil, agar orang-orang yang menerima Injil menjadi percaya akan kuasa nama Yesus Kristus. Ketika Paulus dan Silas memberitakan Injil di Filipi, Mereka diperhadapkan dengan perempuan-perempuan yang dikuasai roh tenung, sehingga dengan kuasa nama Yesus Kristus, Paulus menghardiknya, sehingga mereka dilepaskan dari roh tenung (Kis. 16:16-18). Petrus pun menyembuhkan orang yang lumpuh di depan pintu gerbang indah bait Allah, demi nama Yesus Kristus orang lumpuh itu berjalan (Kis. 3:1-10), dan banyak perkara-perkara lain yang ditulis dalam Alkitab adalah untuk meyakinkan orang akan kuasa nama Yesus Kristus.

Seringkali kita mendengar pertanyaan, apakah mujizat itu masih ada di jaman modern seperti ini. Perlu kita ketahui bahwa mujizat itu akan terus berlangsung selama pemberitaan Injil Kristus di muka bumi ini tetap berlangsung. Artinya, mujizat akan berkurang apabila Injil kurang diberitakan bahkan mujizat dapat menghilang dari muka bumi ini jika tidak ada pemberitaan Injil di muka bumi. Karena itu peran orang-orang percaya dalam merespon panggilan Tuhan untuk pergi memberitakan Injil akan mempengaruhi terjadinya mujizat. Keseriusan dan intensitas kita dalam memberitakan Injil secara otomatis tanda-tanda heran akan menyertai orang-orang yang bekerja untuk kepentingan Tuhan. Semakin sering berita Injil ini kita beritakan dengan motivasi yang benar untuk memuliakan Tuhan, maka semakin sering mujizat itu terjadi.

Tuhan memfasilitasi setiap orang percaya dengan kuasa untuk mengusir kuasa jahat, kuasa sakit penyakit, dan melepaskan seseorang dari ikatan kuasa gelap. Seperti seorang polisi yang bertugas diperlengkapi dengan atribut dan seragam polisi, maka ia punya otoritas untuk mengatur lalu lintas, menangkap penjahat, dan menawan seseorang. Demikian pula kita diberi otoritas oleh Allah untuk melakukan tugas pemberitaan Injil dan melakukan mujizat. Karena itu jangan lupa peran Anda adalah menjadi pejuang Allah untuk berperang melawan pemerintah-pemerintah, penghulu-penghulu, dan melawan roh-roh jahat di udara (Efesus 6:12).

Hamba-Nya :
32-TRIAL-Pdm. SUgiono, S.Th 124

 
© Copyright 2003-2004 All Right Reserved GBI Petamburan
This site is developed by M@gnet Informatika