Awal  |  Tentang Kami  |  Warta  |  Renungan  |  Pelayanan Cabang  Jadwal Ibadah  |  Kontak Kami  |  Buku Tamu
7-TRIAL-Dipanggil untuk Menjadi PENDOA 59
Saturday, May 10, 2014
Tetaplah berdoa. 123-TRIAL-1 Tesalonika 5:17 108


Doa atau berdoa adalah kata yang sangat populer yang dikenal oleh semua orang, baik orang percaya kepada Allah maupun orang yang tidak percaya. Doa merupakan hubungan komunikasi keintiman dengan Allah, sehingga doa tidak diartikan sekedar laporan dan sederet permintaan. Doa adalah berbicara dengan Allah. Sebagai orang percaya hidup dalam anugerah keselamatan yang diberikan Tuhan Yesus, kita harus selalu berdoa (1 Tesalonika 5:17) kepada Allah Bapa di surga yang
menandakan suatu bentuk hubungan yang intim dengan-Nya. Oleh karena itu kita sebagai orang percaya, umat tebusanNya dipanggil untuk berdoa dan menjadi Pendoa.

Alkitab mencatat beberapa alasan mendasar, mengapa orang percaya, anak Tuhan dipanggil untuk menjadi Pendoa dan selalu memiliki kehidupan Doa yang berkesinambungan:

  1. Membangun dan membina komunikasi penuh keakraban dengan Allah Bapa sehingga dapat mengenal rencana dan kehendak-Nya dalam kehidupan kita (Matius 6:6).
  2. Mengenal pribadi dan kasih Yesus (Efesus 3:18-19, Filemon 1:6).
  3. Mohon petunjuk Tuhan (Kisah Para Rasul 1:24-25).
  4. Mohon diperlengkapi dengan Kuasa Roh Kudus untuk berani menyampaikan firman Tuhan kepada banyak orang (Kis.4:31).
  5. Mohon kekuatan Allah memampukan menghadapi penderitaan (Lukas 22:41-44, ketika Yesus menghadapi penderitaan,  dan Yakobus 5:13, kita dianjurkan untuk berdoa).
  6. Supaya jangan jatuh dalam pencobaan yang dapat mengakibatkan gugurnya iman (Matius 26:41, Lukas 22:31-32).
  7. Supaya orang lain pun dapat menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat (Kisah Para Rasul 26:29; Kolose 4:3; 2 Tesalonika 3:1-2). Kita perlu meminta Allah untuk menyatakan kemuliaan bagi mereka yang ada dalam kegelapan dan mereka yang terhilang. Buat daftar orang-orang yang perlu kita doakan dan mulailah berdoa.
  8. Supaya terjadi pemulihan, baik secara jasmani maupun rohani sehingga dapat memberi semangat/hidup baru dalam mengiring dan melayani Tuhan (Mazmur 41:4, 80:4,126:4).

"Jiwaku dekat Tuhan bila ku berdoa, manis persekutuan bila ku berdoa". Dengan doa, kita semakin intim dengan Tuhan dan diberi kesanggupan untuk bertindak menurut kehendak Tuhan. Dengan menjadi Pendoa kita menjadi perisai doa kepada sesama serta menjangkau mereka yang belum diselamatkan.

Hamba-Nya,
Pdm. Ny. Jomima Pattisia, S.Th.

Hamba-Nya :
65-TRIAL-Pdm. Ny. Jomima Pattisia, S.Th 120

 
© Copyright 2003-2004 All Right Reserved GBI Petamburan
This site is developed by M@gnet Informatika