Awal  |  Tentang Kami  |  Warta  |  Renungan  |  Pelayanan Cabang  Jadwal Ibadah  |  Kontak Kami  |  Buku Tamu
159-TRIAL-SEBAGAIMANA BAPAK, BEGITU PULA ANAKNYA - “Like Father, Like Son” 92
Friday, February 28, 2014
Sebab semua orang yang dipilihnya dari semula, mereka juga ditentukannya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya... 15-TRIAL-Roma 8:29 295

Dalam kitab Kejadian 1:28 tercatat mengenai rencana Allah untuk menciptakan manusia itu menurut gambar dan rupa Tuhan. Manusia, yang disebut Imago Dei ini, dibuatNya segambar dan serupa dengan Dia dalam hal kekudusan, kemuliaan dan akal budi. Ini luar biasa. Tidak ada mahluk atau ciptaan lain yang diciptakanNya seperti itu. Manusia dapat membuat gambar maupun patung dirinya sendiri, tetapi tidak dapat memberi kehidupan kepadanya. Gambar dan patung itu akan berada di tempat di mana ia diletakkannya dan tidak mempunyai kehendak. Robot yang paling canggih pun, harus dikendalikan oleh sebuah mesin, dan mesin itu dikendalikan oleh manusia.
Tuhan menciptakan manusia, agar manusia dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan Dia, dan manusia dapat memancarkan kemuliaanNya.
Namun, iblis telah merusak semuanya ini dengan membujuk manusia menjadi allah. Dusta yang sombong itu merupakan siasat tertua iblis. Ia berjanji kepada Hawa, bahwa bila mereka menuruti nasehatnya, mereka akan menjadi seperti Allah, dalam ke maha kuasaanNya. Ini berarti, mereka akan bisa menjadi pencipta yang mahakuasa. Karena itu, bagi manusia yang masuk dalam perangkap iblis, maka kita melihat kecenderungan berkuasa itu sangat besar. Berkuasa, menindas, memaksakan kehendak mereka, otoriter, menjadi diktator. Mereka tertipu oleh iblis dan dipisahkan dari Allah.
Namun Allah dalam kasih-Nya memanggil kita untuk menjadi “kejadian yang baru”, dilahirkan kembali. Ia mengembalikan kita kepada tujuan semula melalui Yesus Kristus.
Ia mengubah karakter kita menjadi karakter Kristus. Memang kita diciptakan unik, dengan desain kepribadian yang berbeda-beda. Roh Kudus diutus-Nya kepada kita untuk menolong kita menghasilkan karakter Kristus di dalam diri kita. Ketika Roh Tuhan bekerja di dalam diri kita, kita menjadi makin hari makin serupa dengan Dia dan makin hebat mencerminkan kemuliaanNya. Proses ini disebut “penyucian”. Anda tidak dapat bisa menghasilkan karakter Yesus dengan kekuatan Anda sendiri. Roh Kuduslah yang diam di dalam kita yang menolong kita. Tandanya bahwa Ia di dalam kita adalah buah Roh yang Dia hasilkan melalui kita. Buah Roh itu menurut Gal. 5:22-23 adalah..kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Buah Roh itu yang merupakan ciri khas orang yang dilahirkan baru menjadi milik Allah untuk tujuan rencana Allah. Sifat-sifat itu ada pada Tuhan Allah sendiri. Kita yang menjadi anak-anakNya memiliki karakter yang sama. “Like father, like son.”

Rasul Paulus menjelaskan dalam Efesus 4:22-24 bahwa ada tiga tanggung jawab kita menjadi serupa dengan Kristus, yaitu melepaskan cara-cara lama untuk bertindak, yaitu menanggalkan manusia yang lama, kedua kita mengubah pola pikir yang lama,dan ketiga ialah “mengenakan karakter Kristus” dengan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang baru dan saleh.
Allah menggunakan Firman-Nya, orang-orang, dan keadaan-keadaan untuk membentuk Anda dan saya. Masalah-masalah dalam hidup kita diizinkan Allah, untuk seperti angin kencang membuat kita lebih kuat berakar. Daun-daun yang lebat, seperti yang menunjukkan kesuburan dan keelokan kita, sering Ia pangkas dan bersihkan agar kekuatan dan zat-zat yang perlu untuk berbuah itu dialirkan kepada tujuannya, yaitu kematangan buah.
Kesimpulan kita hari ini adalah agar kita sadar, bahwa kita diciptakan untuk menjadi serupa dengan Kristus. Yang perlu kita pikirkan adalah: dalam bidang kehidupan kita manakah yang kita perlu bimbingan ekstra Roh Kudus untuk menjadi serupa dengan Kristus?

Oleh hamba-Nya,
Pdt. Dr. Olly E. Mesach

Hamba-Nya :
214-TRIAL-Pdt. Dr. Olly E. Mesach 244

 
© Copyright 2003-2004 All Right Reserved GBI Petamburan
This site is developed by M@gnet Informatika