Awal  |  Tentang Kami  |  Warta  |  Renungan  |  Pelayanan Cabang  Jadwal Ibadah  |  Kontak Kami  |  Buku Tamu
239-TRIAL-Dibentuk untuk Menjadi Keluarga Allah 88
Friday, February 21, 2014
Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. 127-TRIAL-Efesus 2:19-20 102

Shalom saudara-saudara kekasih dan keluarga Kristus,

Saya tidak dapat membayangkan seandainya saya tidak diciptakan Allah. Seandainya saya tidak diciptakan, maka I am nowhere, saya tidak ada di mana-mana dan saya tidak pernah ada! Semoga Saudara dapat menangkap maksud saya. Jadi karena kita ada sekarang, bersyukurlah! Sekarang, karena saya sudah diciptakan maka saya harus tahu tujuann Allah menciptakan saya. Salah satu alasan Allah membentuk saya adalah supaya saya dapat menjadi bagian dari keluarga Allah. Efesus 2:19-20, Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,  yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Alkitab berkata dengan jelas bahwa Tuhan ingin agar kita dapat menjadi bagian dari keluarga Allah. Ia ingin membentuk keluarga dan kita diciptakan-Nya dan dipanggil-Nya untuk menjadi bagian dari keluarga-Nya. Ini berarti adalah berkat kedua yang Allah berikan kepada kita semua. Berkat penciptaan kita adalah anugerah yang tak dapat kita balas begitu pula dengan berkat panggilan untuk menjadi keluarga Allah.

 

 

Menjadi bagian dari keluarga Allah adalah berkat ilahi yang sangat luar biasa karena kita dipanggil dan dipilih Allah menjadi anggota keluarga Allah, tepatnya menjadi anak-anak Allah. Kita yang fana, yang juga telah banyak berbuat salah dan dosa sesungguhnya tidaklah layak, namun Ia mengampuni dan menyucikan semua dosa kita ketika kita bertobat dan menerima Yesus sebagai Kristus Tuhan dalam hidup kita, kemudian Ia menjadikan kita anak-anak-Nya sesuai dengan firman-Nya di atas dan juga dalam Yohanes 1:12, kita diberi-Nya hak dan otoritas menjadi anak-anak Allah asal kita percaya kepada-Nya. Menjadi anak-anak Allah berarti kita juga menerima bagian dari keluarga untuk menerima warisan ilahi, semua janji Allah dan kerajaan Sorga, Galatia 3:29. Wow!

Oleh sebab itu, karena kita telah menerima dua anugerah yang luar biasa ini, wajar sekali kita mengucap syukur dan menyambutnya dengan penuh antusias serta sukacita yang besar.  Beribadah kepada-Nya dengan sungguh-sungguh dan setia, mengucap syukur dengan antusias, menjalin hubungan dengan Allah dan hidup sesuai dengan firman-Nya sehingga bagian menjadi keluarga Allah itu terpelihara dengan utuh dan indah sampai nanti kita semua menerimanya sepenuhnya. Selamat menjadi keluarga Allah. Haleluyah.

 

Hamba-Nya,
Pdt. Kiki Rusmin Sadrach, M.Th

Hamba-Nya :
182-TRIAL-Pdt. Kiki Sadrach, M.Th 74

 
© Copyright 2003-2004 All Right Reserved GBI Petamburan
This site is developed by M@gnet Informatika