Awal  |  Tentang Kami  |  Warta  |  Renungan  |  Pelayanan Cabang  Jadwal Ibadah  |  Kontak Kami  |  Buku Tamu
35-TRIAL-DIRANCANG UNTUK KESENANGAN TUHAN 172
Saturday, February 1, 2014
Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan. 110-TRIAL-Wahyu 4:11 213

Setiap benda yang dirancang dan diciptakan pasti mempunyai kegunaan. Pulpen diciptakan untuk menulis, gunting diciptakan untuk memotong, sepatu diciptakan untuk melindungi kaki, bahkan korek kuping dan tusuk gigipun ada gunanya.

Tuhan menciptakan manusia juga mempunyai tujuan dan kegunaan. Ingatlah Tuhan telah menciptakan segalanya di dunia ini, Ia menciptakan tumbuhan dan binatang, Ia juga menciptakan manusia untuk mengelola dan mengatur semua yang Ia ciptakan. Itulah salah satu tujuan Allah menciptakan manusia.

Tetapi bukan itu saja, kita dirancang juga untuk menyenangkan Tuhan. Dengan cara apa kita menyenangkan Tuhan ?  Jawabannya adalah dengan menyembahNya.  Ahli antropologi mencatat bahwa penyembahan adalah dorongan universal yang dirancang Tuhan dan diletakkan dalam diri manusia – suatu kebutuhan yang timbul dari dalam untuk terhubung dengan Tuhan.  Karena itu setiap orang mempunyai sesuatu untuk disembah, jika mereka gagal menemukan Tuhan maka mereka bisa saja menyembah patung, pohon besar, keris tua dan lain sebagainya. Bersyukur kepada Tuhan Yesus bahwa hari ini kita menyembah-Nya dan bukan yang lain.

Tuhan senang untuk disembah bukan berarti Dia gila hormat, tetapi Dia senang jika ciptaanNya mengucap syukur untuk segala hal yang terjadi dalam hidup mereka dan cara yang paling lazim adalah dengan menyembah. Sangat wajar jika kita menyembah Dia yang telah menciptakan dan memelihara hidup kita dan sangatlah kurang ajar jika kita melupakan pencipta kita dan lupa menyembahnya.

Karena itu anda harus mempunyai nilai ini : Penyembahan bukanlah bagian dari kehidupan anda; itu adalah kehidupan anda. Artinya menyembah bukan hal-hal sampingan atau tidak penting melainkan hal yang utama dan sangat penting. Ingatlah sekali lagi bahwa ada naluri dalam setiap manusia untuk menyembah sesuatu yang lebih tinggi, yang supranatural, sang pencipta, dan naluri itu dirancang oleh Allah sendiri dalam diri manusia. Kita dirancang untuk kesenangan Tuhan, melalui penyembahan kita,  karena itu jangan salah sembah, hanya kepada Allah saja kita menyembah, yaitu Yesus Kristus.

Oleh Hamba-Nya,
Pdt. Dr. Josafat Mesach, M.Th

Hamba-Nya :
45-TRIAL-Pdt. Dr. Josafat Mesach, M.Th 183

 
© Copyright 2003-2004 All Right Reserved GBI Petamburan
This site is developed by M@gnet Informatika