Awal  |  Tentang Kami  |  Warta  |  Renungan  |  Pelayanan Cabang  Jadwal Ibadah  |  Kontak Kami  |  Buku Tamu
102-TRIAL-KUAT BERTAHAN DALAM BADAI HIDUP 22
Tuesday, October 1, 2013
Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" 144-TRIAL-Matius 14:30 279

Shalom Jemaat GBI petamburan kekasih Kristus yang setia,
Tema bulan ini kiranya benar-benar tertanam dalam hati kita supaya kita dibekali dan dipersiapkan untuk memiliki kekuatan dalam menghadapi badai dalam kehidupan yang kita jalani. Walaupun tema ini kelihatan tidak enak didengar, namun memang ini adalah kenyataan dan fakta kehidupan, tidak bisa kita pungkiri semua orang pasti mengalaminya dalam hidup. Kalau dia tidak mengalaminya, berarti dia termasuk orang langka di bumi. Alkitab jelas menyebutkan semua orang yang ada ditulis dalam Alkitab, kalau boleh kita katakan, semuanya pernah mengalami badai hidupnya. Kita mau sebut siapa? Mulai dari Adam, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf sampai Yesus Kristus, ya mereka mengalaminya. Yang penting adalah respon dalam menghadapi itu semua dan memperoleh kemenangan mengatasinya.

Hari ini saya mau bawa saudara kepada Petrus dalam kejadian dia berjalan di atas air di danau ketika Tuhan Yesus menyuruhnya berjalan. Matius 14:30, "Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"" Ia tidak siap ketika ia melihat danau dan angin yang bergolak di danau itu waktu ia berjalan, akhirnya ia jadi takut, ia goyah dan mulai tenggelam. Ini respon yang salah walau sebetulnya ini sifat alamiah manusia juga. Respon seperti ini akan merugikan kita sebagai orang percaya karena akan membawa kita kepada kegagalan meraih bukti dari iman percaya. Orang yang beriman percaya sungguh-sungguh harus memiliki hati yang tidak takut dan gentar menghadapi badai sekalipun dan walaupun ia harus tenggelam, kenapa harus takut. Siaplah tenggelam kalau memang harus! Petrus beda, ia sedang berjalan di atas air, sedang menang namun hatinya tidak siap. Ia melihat badai itu dan membuka celah di hatinya untuk rasa takut masuk di hatinya. Sikap ini harus dihindari. Percaya Yesus artinya percaya Firman sepenuhnya walaupun ada badai di sekeliling, jangan biarkan ketakutan mengalahkan iman percaya. Untunglah di saat ia sedang tenggelam, ia berseru minta tolong kepada Tuhan Yesus. Yesus pun menolongnya. Apakah ketika ia tenggelam Tuhan akan membiarkan orang yang dikasihi-Nya atau orang percaya tenggelam? Saya yakin Tuhan pasti tolong apalagi kalau ia minta tolong. Jadi, siapkan hati saudara untuk menerima Firman di bulan ini supaya saudara menerima bekal kekuatan ilahi menghadapi badai hidup itu. Haleluyah!

HambaNya
Pdt Drs Kiki Sadrach, M.A., M.Th.

Hamba-Nya :
138-TRIAL-Pdt Drs Kiki Sadrach, M.A., M.Th. 18

 
© Copyright 2003-2004 All Right Reserved GBI Petamburan
This site is developed by M@gnet Informatika